Latest Posts

BARIKADE 98 JABAR : LANGKAH PT.PELNI BENAR, BERSIHKAN BUMN DARI INTOLERANSI & RADIKALISME

Haraqisiliwangi.com – Hari hari ini publik diramaikan dengan beredarnya flyr kegiatan pengajian Ramadhan yang diselenggarakan oleh salah satu BUMN kita, dalam hal ini PT. PELNI. “Kemeriahan” di jagat publik tersebut diakibatkan oleh keterlibatan beberapa ustadz yang selama ini dikenal sangat kontroversial, karena dalam setiap ceramahnya, selalu menyinggung perasaan umat Islam yang lain, ustadz yang dimaksud tersebut adalah Firanda Andirja dan Syafiq Basalamah, kata.Budy Hermansyah Ketua Barikade 98 Jabar pada redaksi Minggu (11/04/2021).

Selanjutnya mengatakan “Ketersinggungan kelompok umat Islam dari kalangan Aswaja yang diwakili oleh NU tersebut, bisa kita lihat dari berbagai peristiwa penolakan terhadap Firanda dan Syafiq Basalamah untuk mengisi kegiatan pengajian di berbagai tempat, seperti di Jawa Timur dan di Aceh yang menolak Ustadz Firanda. Dari berbagai pemberitaan sebelumnya, penolakan tersebut akibat dari materi ceramah yang sering kali menyinggung amalan umat lslam yang lainnya sebagai bid’ah dan sesat, padahal kita tahu semua, amalan yang dituduh bid’ah tersebut sudah begitu mengakar kuat di kalangan mayoritas umat Islam Indonesia, kata Budy Hermansyah.

“Jadi apa yang dilakukan oleh pimpinan PT. PELNI yang memutuskan melarang pengajian yang di isi oleh ustadz ustadz tersebut sangat tepat, karena sejatinya PT. PELNI adalah BUMN milik negara, yang harus selalu menjaga nilai nilai persatuan khususnya umat Islam, dengan tidak melibatkan para ustadz yang sudah terbukti sering menuduh umat lain sebagai pelaku bid’ah. Dan ini sangat selaras dengan semangat Menteri BUMN, Erick Thohir, yang berkomitmen untuk membersihkan anasir intoleran dan radikalisme di seluruh lingkungan BUMN, ujar Budy.

Siti Ratna Maymunah S.Pd Pengurus Barikade 98 Jabar mengatakan “Semestinya semua kegiatan sosial keagamaan yang digelar BUMN sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab sosial itu berisikan kegiatan yang memberikan keteduhan dan kedamaian bukan kegiatan yang justru menanamkan kebencian dan permusuhan diantara ummat Islam atau akan memicu konflik sosial. Langkah keputusan PT.PELNI benar membatalkan kegiatan yang melibatkan ustad yang selalu memprovokasi dan menanamkan kebencian pada sesama ummat Islam lainnya, katanya.
Budy menegaskan “maju terus PT. PELNI dalam mewujudkan tanggung jawab utamanya melayani masyarakat di sektor transportasi laut, juga menjadikan PT.PELNI yang berkontribusi terhadap persatuan lndonesia. Mudah mudahan apa yang dilakukan oleh PT. PELNI akan dicontoh juga oleh BUMN yang lainnya, bersihkan intoleransi dan radikalisme di lingkungan BUMN nya masing masing, pungkas Budy Hermansyah Ketua Barikade 98 Jabar. (Abdul Salam)***

Latest Posts

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.